METRO98.COM II KABUPATEN BEKASI (10 Februari 2025) – Menyongsong musim haji 1447 H / 2026 M, para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang berdomisili di Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan resmi ke Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Bekasi pada Senin (10/2).
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan membangun sinergi lintas sektor demi menjamin kesuksesan ibadah jemaah haji asal Kabupaten Bekasi.
Perwakilan PPIH, Panji Satria, menjelaskan bahwa tim yang hadir mencakup berbagai fungsi krusial (Tugas dan Fungsi/Tusi), mulai dari Kesehatan, Perlindungan Jemaah, PKP2JH, Pelayanan Jemaah Lansia dan Disabilitas, hingga bidang logistik seperti Konsumsi, Akomodasi, dan Transportasi.
”Kehadiran kami adalah untuk mengajak sinergi antara PPIH Arab Saudi, PPIH Kloter, dan Petugas Haji Daerah (PHD). Kami ingin memastikan koordinasi berjalan mulus sejak di tanah air hingga ke tanah suci,” ujar Panji.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Bekasi, Bapak Mulyono Hilman Hakim, menyambut hangat inisiatif ini. Beliau menekankan bahwa musim haji tahun ini memiliki nilai historis karena merupakan tahun pertama beroperasinya Kementerian Haji dan Umrah secara mandiri.
”Saya memantau terus perkembangan diklat rekan-rekan PPIH. Pola pelatihannya sangat luar biasa dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Saya optimis, dengan dedikasi ini, jemaah haji kita—khususnya dari Kabupaten Bekasi—akan mendapatkan pelayanan, pendampingan, dan rasa aman yang maksimal selama di Arab Saudi,” tutur Mulyono.
Dalam kesempatan yang sama, Kasubag Tata Usaha Kemenhaj Kabupaten Bekasi melaporkan progres administratif yang sangat positif. Tercatat sebanyak 3.330 jemaah asal Kabupaten Bekasi siap diberangkatkan tahun ini.
”Alhamdulillah, seluruh dokumen mulai dari paspor, status istitaah kesehatan, hingga proses pemvisaan sudah rampung 100%. Tugas kami di kantor adalah memastikan persyaratan dokumen selesai, selebihnya kami titipkan keselamatan dan kenyamanan jemaah kepada para petugas di lapangan. Kami ingin jemaah berangkat dengan bahagia dan pulang dengan kemabruran,” jelas Kasubag TU.
Para petugas PPIH yang hadir menyatakan komitmen penuh untuk mengimplementasikan tagline “Haji Ramah Lansia dan Ramah Perempuan”. Mereka berjanji akan menjadi garda terdepan dalam melindungi dan melayani jemaah sepanjang prosesi ibadah.
Sebagai langkah konkret awal, Kepala Kantor Kemenhaj mengajak para PPIH untuk hadir langsung dalam rangkaian manasik haji, baik di tingkat kecamatan maupun manasik akbar tingkat Kabupaten Bekasi. Hal ini bertujuan agar jemaah dapat mengenal para petugas lebih awal, sehingga terbangun rasa percaya dan ketenangan psikologis sebelum keberangkatan.















