METRO98.COM II Kabupaten Bekasi – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Bekasi periode 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Hotel Sahid Jakarta, pada Ahad, 18 Januari 2026, Acara pelantikan ini dihadiri oleh warga Muhammadiyah se-Kabupaten Bekasi, tokoh masyarakat, serta jajaran pimpinan Muhammadiyah tingkat daerah dan wilayah.
Pelantikan berlangsung dengan penuh semangat kebangsaan dan keumatan, ditandai dengan rangkaian pidato, pesan kepemimpinan, serta tausyiah kebangsaan yang menguatkan peran strategis pemuda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Ayahanda Bakir Nurhadi, selaku perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi, berpesan agar Pemuda Muhammadiyah senantiasa menjaga marwah persyarikatan dengan memperkuat iman, akhlak, serta kepekaan sosial. Ia menekankan pentingnya pemuda menjadi kader yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi persoalan umat dan masyarakat.
Sementara itu, Ibunda Sarinande Djibran dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Bekasi menyampaikan pesan keibuan yang penuh makna. Ia mendorong para pemuda untuk menjaga adab, etika, dan semangat persaudaraan dalam berorganisasi, serta menjadikan nilai-nilai Islam berkemajuan sebagai landasan gerak dakwah dan pengabdian sosial.
Pesan strategis juga disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM), Inding Usup Supriatna. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah harus tampil sebagai kekuatan moral dan intelektual bangsa. Menurutnya, tantangan zaman menuntut pemuda untuk adaptif, kolaboratif, serta berani mengambil peran dalam ruang-ruang kebangsaan tanpa kehilangan identitas ideologis Muhammadiyah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PDPM Kabupaten Bekasi periode 2025–2029, Dr. Ikhwan Ridha, menyampaikan pidato iftitah yang meneguhkan komitmen kepengurusan baru. Ia menekankan bahwa Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bekasi akan bergerak dengan semangat kolektif, menguatkan kolaborasi lintas elemen, serta mengarusutamakan gerakan dakwah, intelektual, dan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pemuda Muhammadiyah harus menjadi pelopor perubahan, penjaga nilai, dan penggerak peradaban,” tegasnya.
Acara pelantikan ditutup dengan Tausyiah Kebangsaan yang disampaikan oleh Ayahanda Desvian Bandarsyah, tokoh pendidikan Muhammadiyah. Dalam tausyiahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk meneguhkan peran pemuda sebagai pilar kebangsaan yang berakar pada iman, ilmu pengetahuan, dan semangat pengabdian. Ia menekankan bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pemudanya, baik secara moral maupun intelektual.
Dengan dilantiknya PDPM Kabupaten Bekasi periode 2025–2029, diharapkan Pemuda Muhammadiyah semakin kokoh menjadi garda terdepan dalam dakwah amar ma’ruf nahi munkar, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat dan bangsa.(Red)















